TKI Malaysia Curhat Ke PKS

By admin On Juni 9th, 2008

Sering Diperlakukan Tak Senonoh

TKI Malaysia Curhat Ke PKS

“Pak, kenapa kami disebut pahlawan devisa, kayaknya julukan tersebut tidak cocok deh pada kami. Buktinya ada kawan kami, saat pulang, uangnya habis tak tersisa di terminal,” ujar salah seorang TKI.

PK-Sejahtera Online: Malaysia merupakan salah satu penampung buruh imigran asal Indonesia, Diantara perwakilan pemerintah RI di Malysia, KJRI Johor Bahru memiliki peran penting, karena terdepat sekitar 800 ribu TKI di wilayah kerjanya. Deportasi TKI bermasalah di Malaysia, juga melalui pelabuhan Johor Bahru.

Melihat strategisnya keberadaan Johor Bahru, tiga anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS berdialog langsung dengan lebih kurang 500 TKI di halaman KJRI Johor Bahru (1/6). Ketiga anggota dewan tersebut adalah Drs. H. Chairul Anwar, Apt., H.AbdulAziz Arbi, Lc., dan H. Anshory Siregar.

Pada sesi dialog, para peserta menyampaikan harapan agar nasib para TKI dapat terus diperhatikan. Karena permasalahan yang ada sangatlah banyak dan beraneka ragam, mulai keberangkatan, dipenampungan, di tempat kerja bahkan ketika mereka tiba kembali di tanah air.

“Pak, kenapa kami disebut pahlawan devisa, kayaknya julukan tersebut tidak cocok deh pada kami. Buktinya ada kawan kami, saat pulang, uangnya habis tak tersisa di terminal,” ujar salah seorang TKI Titin Supriatin, yang disambut riuh oleh oleh para peserta lainnya.

Sayid Abdullah membeberkan masalah TKI lainnya, dimana sebagian kawannya melarikan diri dari perusahaan karena gajinya yang minim, sehingga tidak mencukupi biaya makan selama di Malaysia. Mereka merasa tertipu oleh PJTKI atau agen, karena gaji yang diterima lebih rendah dari jumlah yang dijanjikan. Meski telah ditangani oleh KJRI, tapi para TKI belum merasakan adanya perbaikan nasib Para TKI juga meminta disediakan program paket C, agar mereka dapat bekerja secara professional.
kesempatan tersebut, Abdul Aziz memotivasi para TKI, bahwa tugas warga negara Indonesia di luar negeri adalah sebagai duta-duta bangsa. “Lebah itu menjadi penyembuh bagi penyakit. Ia selalu mengambil makanan dari tempat yang baik dan mengeluarkan yang baik pula. Marilah kita menjadi lebah yang mampu menyembuhkan penyakit bangsa ini. Bekerjalah dengan teratur dan senantiasa menjaga kebaikan dari makanan dan pekerjaan kita,” pesan Abdul Aziz. (PKS Malaysia)

Pengirim: Ningsih Update: 08/06/2008 Oleh: Ningsih
http://pk-sejahtera.org/v2/index.php?op=isi&id=5103

Leave a Reply